LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
DI MATAHARI DEPARTEMENT STORE FESTIVAL CITYLINK BANDUNG
DISUSUN
OLEH :
N a m a : Siti Nur Rohmah
N I S : 141510348
K e l a s : XII-6
Paket Keahlian : Pemasaran
YAYASAN
PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PASUNDAN
SMK PASUNDAN 1 BANJARAN
Jl. Stasiun Timur No.66 (022-5940097)
Banjaran 40377
Email : smkpasundan1bjr@yahoo.co.id
KABUPATEN BANDUNG
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami
panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas petunjuk, rahmat, dan hidayahnya
penulis dapat menyelesaikan Laporan Pelaksanaan Praktek Kerja Industri tanpa
ada halangan apapun sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Laporan ini
disusun berdasarkan pengalaman dan ilmu yang saya peroleh selama melaksanakan
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Laporan
Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang telah saya tulis ini dibuat
dalam rangka memenuhi tugas dari Sekolah dan sebagai bahan pertanggung jawaban
atas kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di Dunia Usaha dan Dunia
Industri (DU/DI).
Saya menyadari
bahwa laporan ini tidak akan tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari
pihak- pihak terkait. Oleh karena itu, pada kesempatan ini tidak lupa juga saya
mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya
dalam PRAKERIN maupun dalam saya menyusun laporan ini.
Saya tahu bahwa
laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang
membangun sangat saya harapkan, demi kesempurnaan laporan ini. Akhir kata saya
mohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya apabila dalam laporan ini banyak kesalahan.
Semoga bermanfaat bagi saya sendiri dan bagi pembaca.
Bandung, 10 Agustus 2016
Siti
Nur Rohmah
i
DAFTAR ISI
Halaman
pengesahan
Lembar
Pengesahan
Kata Pengantar
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
.........................................................................................................................
1
1.2 Tujuan
Dan Kegunaan PKL .....................................................................................................
2
1.3 Metoda
Dan Teknik Pengumpulan Data ..................................................................................
3
1.4 Lamanya
PKL ..........................................................................................................................
4
BAB II. PROSES DAN HASIL BELAJAR DI
INDUSTRI/DU-DI
2.1 Sejarah Berdirinya Matahari Department
Store ....................................................................... 5
2.2 Visi Dan Misi Matahari Department Store
..............................................................................
6
2.3 Prosedur
Penataan Barang (Display) Di Matahari Department Store .....................................
7
2.4 Pelaksanaan
Penataan Barang (Display) Di Matahari Department Store ................................
7
2.5 Customer
Service
.....................................................................................................................
8
2.6 Peran
Customer Service
...........................................................................................................
9
2.7 Metode
Pelayanan Kepada Customer ....................................................................................
10
BAB III. PENUTUP
3.1 Penutup
..................................................................................................................................
11
3.2 Kesimpulan
............................................................................................................................
12
3.3 Saran
......................................................................................................................................
13
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG PKL
Pelaksanaan
praktik kerja industri (prakerin) adalah sebuah pelatihan dan pembelajaran yang
dilaksanakan di Dunia Usaha atau Dunia Industri yang relevan dengan kompetensi
keahlian yang dimilikinya masing masing, dalam upaya meningkatkan mutu Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) dan juga menambah bekal untuk masa masa mendatang guna
memasuki dunia kerja yang semakin banyak serta ketat dalam persaingannya
seperti saat ini, selain itu dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, banyak peralatan baru yang diciptakan guna menunjang banyaknya
permintaan produksi barang atau jasa yang menimbulkan perubahan mendasar untuk
mendapat pekerjaan, sehingga tenaga kerja dituntut bukan hanya memiliki
kemampuan teknis belaka, tetapi juga harus lebih fleksibel dan berwawasan lebih
luas, inovatif serta didukung dengan keterampilan yang kompeten, maka dengan
adanya kegiatan prakerin siswa dan siswi dapat mengasah dan juga
megimplementasikan materi yang didapatkannya di sekolah langsung ke dunia usaha
atau dunia industry yang relevan dengan kemampuannya masing masing.
1
1.2 TUJUAN DAN KEGUNAAN
PKL
Secara umum
Praktek Kerja Industri bertujuan untuk memberi gambaran kepada siswa/i pada
saat bekerja, baik itu disuatu perusahaan ataupun disuatu lembaga instansi.
Sedangkan secara
khususnya antara lain :
a.
Dapat menambah dan
mengembangkan potensi ilmu pengetahuan pada masing-masing siswa/i.
b. Melatih
keterampilan yang dimiliki siswa/i sehingga dapat bekerja dengan baik.
c. Melahirkan
sikap bertanggung jawab, disiplin, sikap mental, etika yang baik serta dapat
bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
d. Menambah
kreatifitas siswa/i agar dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
e. Memberikan
motivasi sehingga siswa/i bersemangat dalam meraih cita-cita mereka.
f.
Melatih siswa/i agar
dapat membuat suatu laporan yang terperinci dari apa saja yang mereka kerjakan
selama Praktek Kerja Industri.
2
1.3 METODA DAN TEKNIK
PENGUMPULAN DATA
a. Metode
Penyusunan
Dalam
penyusunan laporan, metode yang digunakan yaitu metode deskriptif
mengargumentasikan dan memaparkan permasalahan secara terperinci sesuai dengan
data dan fakta yang ada.
b. Tekhnik
Penyusunan Observasi
Yaitu
melaksanakan secara langsung di perusahaan melalui teori yang kemudian di
terapkan dalam bentuk kegiatan atau Praktik Kerja Lapangan ( PKL ).
c. Interview
Yaitu
Mengumpulkan data dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung, hal ini di
lakukan untuk memperoleh suatu informasi yang tepat dan jelas yang dibutuhkan
di dalam penyusunan laporan.
d. Study
Literatur
Dalam
hal mengumpulkan data dan cara mencari serta membaca buku-buku di perpustakaan
yang ada kaitannya dengan pembahasan masalah.
e. Sistematis
Penyusunan Laporan
Sistematis
dari isi laporan ini, sebelum menjabarkan setiap pokok pembahasan terlebih
dahulu dan harus menuliskan pokok pembahasan dengan sistematis dari laporan.
3
1.4 LAMANYA PKL
PKL dilaksanakan
selama 2 bulan
Mulai tanggal : 10 Mei 2016
Sampai : 10 juli 2016
Tempat PKL : Matahari Departement Store
festival Citylink Bandung
4
BAB II
PROSES DAN HASIL BELAJAR DI
INDUSTRI/DU-DI
2.1 SEJARAH BERDIRINYA MATAHARI DEPARTEMENT STORE
Nama pertama awal
berdirinya toko Matahari adalah “MICKEY MOUSE” yang didirikan pada tanggal 24
Oktober 1958. Dimana toko Matahari pada saat itu sangat sederhana dan masih
buka pada pagi sampai dengan malam hari yang menjual pakaian dan sayur-sayuran
dengan karyawan keluarganya sendiri, yakni dari keluarga Bapak Hari Dermawan.
Dalam berdagang bersemboyankan terpenuhnya semua segala kebutuhan pokok yang di
jual oleh bagian toko. Dalam waktu beberapa tahun kemudian toko “MICKEY MOUSE”
dirubah atau diganti dengan nama “THE ZONE” yang diartikan menjadi matahari.
Lama kelamaan Matahari berkembang menjadi toko. Dari tahun ketahun toko
Matahari ini emningkat pesat, sehingga tercipta toko MATAHARI, 48 toko tersebar
dinusantara. Pada tahun 1970 dan pada tahun 1980-1990 perusahaan MATAHARI
berkembang sangat pesat, begitu pesatnya sangat sulit dalam manejemen-menejemn
bisnisnya diantaranya:
a. Menejemen Produksi.
b. Menejemen Pemasaran.
c. Menejemen Keuangan.
d. Menejemen SDM.
Setelah tahun 1990an matahari mulai membuka GO public menjual
sahamnya ke terbesar adalah Lippo bank yang dipimpin oleh Bpk Mochtar Riyadi.
Matahari adalah toko besar yang berlogo merah hijau, itu tumbuh
dan berkembang bagai raksasa dalam bisnis eceran di Indonesia dan itu berkat
keberhasilan Bapak Hari Dermawan Lelaki
kelahiran ujung padang pada tanggal 27 mei 1920 dan beliau menjabat Direktur
Utama PT. MATAHARI DEPARTMENT STORE yang membawa 85 jaringan toko terbesar di
20 kota terutama Indonesia. Bapak Hari Dermawan terpilih menjadi “Presiden
Internasional group of department Store” Periode 1995-1997
PIGSD adalah suatu kelompok department store atau dengan istilah
tosebra (Toko Serba Ada) yang sangat bersaing di Benua Eropa yang berpusat di
Swiss. Hal ini sangat mendukung dan berpengaruh terhadap pengajuan dan
perkembangan toko matahari sampai menghadapi pasar bebas dan sekarang Matahari
berkembang sangat pesat dan tersebar luas.
5
2.2 VISI DAN MISI MATAHARI DEPARTMENT STORE
a.
Matahari berusaha menciptakan tingkat hidup yang lebih baik bagi
seluruh karyawan.
b.
Matahari berusa menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman,
tentram, dan sejahtera.
c.
Matahari berusaha menciptakan system organisasi operasional
terpadu dengan masa depan perusahaan dan karyawan atas dasar efisiensi kerja
yang maksimal.
d.
Matahari berusaha mendidik, melatih dan mengembangkan seluruh
karyawan dengan merata tanpa membedakan tradisi, agama, asal keturunan, adat dan
sebagainya. Akan menjujung tinggi tujuan perusahaan sehingga meningkatan
perekonomian Negara.
e. Matahari berharap atas dasar sinkronisasi
saling terpercaya, hormat menghormati kerjasama yang baik dengan asas
kekeluargaan untuk kemajuan yang kekal dan abadi.
6
2.3
PROSEDUR PENATAAN BARANG (Display)
a. Membaca
perkembangan trend fashion yang ada di pasar serta menentukan style dan fashion
Matahari secara keseluruhan
b. Melakukan
perencanaan merchandise dari mulai assortment plan, pricing serta pengelolaan
inventori untuk setiap gerai
c. Melakukan
pengelolaan private brand Strategic vendor alliance
2.4 PELAKSANAAN PENATAAN BARANG (Display)
a.
Dalam meletakkan barang
di counter harus tertata dengan rapi menurut motif, warna, size.
b.
Dalam memajang barang harus
mampu membuat barang barang yang dipajang menjadi lebih mudah dilihat, mudah
dicari dan mudah dijangkau
c.
Dalam memajang barang
harus terlihat menarik dan memberi kesan yang berbeda
7
2.5 CUSTOMER SERVICE
Customer service adala terdiri dari dua kata yaitu
customer & sevice dimana masing-masing kata mempunyai makna yang berarti.
Customer adalah Pelanggan atau
Pengguanaan barang-barang dan jasa secara terus menerus karna barang-barang dan
jasa yang di beli mempunyai manfat bagi dirinya sendiri, keluarga atau
kebutuhan perusahaan. Sedang service adalah pelayanan yang baik kebutuhan atau
suatu usaha untuk membantu menyiapkan
dan mengurus apa yang diperlukan. Jadi Customer Service adalah upaya maksimal
yang diberikan oleh petugas pelayanan Dari perusahaan industri jasa untuk
memnuhi harapan dan kebuttuhan pelanggan sehingga tercapai kepuasan.
Dilihat dari sudut lain pelanggan dapat digolongkan
menjadi beberapa macam yaitu :
a. Pelanggan
tetap, adalah pelanggan yang sudah mengetahui secara mendalam tentang barang
dan jasa mengenai kualitas, kegunaan dan kelemahan suatu barang.
b.
Pembeli temporer, adalah bukan
pelanggan yang membeli karna inging mencoba atau karna merupakan alternative.
c. Calon
pembeli, adalah pembeli yang masih dalam tahap berfikir, calon calon pembeli
akan membeli apabila penjual pandai mewnawarkan dan meyakinkan calon pembeli
tersebut.
8
2.6 PERAN CUSTOMER SERVICE
Peranan Customer Sevice adalah pengarahan dan petunjuk
kepada karyawan khususnya mereka yang secara langsung bertatap muka dengan
pelanggan sehingga tidak terjadi complain seperti tidak dilayani atau kurang
perhatian tutur kata yang tidak tepat, tidak ada kesadaran untuk membantu
dengan positif yang dapat memuaskan pelanggan. Pelayanan yang tidak memuaskan
adalah sosialisasi pelayanan mulai dari pemimpin sampai karyawan terendah.
Konsep dasar yang baik adalah suatu sikap (atitude),
konsep tindakan (action)
a. Konsep Sikap
(ATITUDE)
Seorang pramuniaga seharusnya
mengerti bagaiman sikap yang dianggap benar yaitu yang cukup responsive dan
mengubah sikap dari pasif menjadi aktif. Sebagai pramuniaga hendaknya jangan
sampai calon konsumen mengajukan pertanyaan atau permintaan tetapi harus
bangkit dari tempat duduk atau sambil menyambut mereka yang datang. Pada waktu
datang sebaiknya jangan mempunyai fikiran “Apa yang di inginkan dari
saya?” Seharusnya pramuniaga mempunya
fikiran “ Apa yang harus saya lakukan
pada saat mereka datang”.
b. Konsep
Tindakan (Action)
Konsep
tindakan adalah realisasi pelayanan yang seharusnya diberikan kepada pelanggan
dari awal sampai penyerahan akhir atau pelayanan akhir yang merupakan realisasi
dari sikap perhatian.
Adapun
tindakan yang perlu di perhatikan dalam transaksi jual beli yaitu tindakan yang
harus dilakukan oleh seorang pramuniaga antara lain.
a) Mengadakan
pencatatan peranan dalam faktur barang-barang yang dipesan
b)
Menyerahklan pembelian nota kepada
customer untuk dibayar dibagian kasir.
c)
Mengadakan pengadaan barang yang
sesuai ditulis dalam nota pembelian tersebut.
d) Mengucapkan terima
kasih atas pembelian yang dilakukan oleh pelanggan.
9
2.7 METODE PELAYANAN KEPADA CUSTOMER
a.
Sapa
Pada tahap sapa dan artinya menyapa / sapaan terhadap
para pembeli yang telah datang ke toko kita. Dalam arti kita tidak perlu
mengucapkan selamat pagi tapi cukup dengan memberikan senyuman ramah serta
perhatian terhadap customer/ dan itu suda merupakan sapaan yang bagus dan wajib
semua awak toko.
b.
Butuh
Disini dituntut untuk mereka atau menyakan akan
kebutuhan customer yang berada diarea counter. Misalnya seorang customer
bingung diare sepatu. Maka kita menghapiri customer dengan berkata “ibu butuh
apa ? dan butuh sepatu yang bagaimana?” maka dari itu secara tidak langsung
customers itu dituntut oleh kita untuk memberikan keterangan kebutuhanya.
c.
Demo
Disini tugas pramuniaga adalah meyakinkan atau
memastikan bahwa memang barang tersebut akan benar-benar dibeli oleh customer.
d. Tutup
Pada tahap
ini pramuniaga harus menyarankan dan memastikan bahwa barang tersebut akan
benar-benar dibeli oleh customer.
e. Tambah
Pada tahap
ini pramuniaga harus berinisiatif memberikan alternative kepada customer dari
barang yang dibelinya, misalnya customers akan membeli sepatu maka kita harus
mengarahkan dan menawarkan sebagai pelengkap sepatu yaitu kaos kaki, baju, tali sepatu dan lain-lain.
10
BAB
III
PENUTUP
3.1 PENUTUP
Demikian uraian
laporan yang saya susun untuk tahun ajaran 2015/2016, dengan memanfaatkan
segala sarana/fasilitas yang ada secara optimal dengan harapan yang akan datang
mencapai hasil yang lebih baik disertai kesungguhan serta tanggung jawab yang
besar dari pelaksan.
Saya sadar bahwa
menyusun laporan ini masih banyak kekurangannya, namun dalam kekurangan dan
keterbatasan tersebut bukanlah suatu yang disengaja. Semoga dengan pengalaman
yang baik dan berbagai kekurangan yang terjadi dalam operasional pelaksanaan
menjadi modal yang sangat berharga dalam penyusunan laporan tahun-tahun
berikutnya.
Kepada kepala sekolah dewan Guru SMK PASUNDAN
1 BANJARAN, Pimpinan dan Karyawan PT. Matahari Department Store. Saya ucapkan
banyak terima kasih, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas laporan ini dengan
apa yang kami harapkan.
11
3.2 KESIMPULAN
Praktik kerja industri / instansi (
Prakerin ) membuat siswa SMK pada umumnya mengetahui betapa pentingnya sikap
profesionalisme dalam bekerja. Selain itu kita juga akan belajar mengenai
kedisiplinan, tanggung jawab, rasa percaya diri, serta keuletan dalam bekerja.
Dengan diadakan nya Prakerin, para siswa akan mendapatkan pengalaman dan
wawasan tentang dunia Usaha / Industri / Instansi. Prakerin juga merupakan
suatau ajang atau tempat untuk menerapkan semua ilmu yang didapatkan dari Bapak
/ Ibu guru kedalam kejadian yang nyata ( Dunia Kerja ). Selain itu, kegiatan
Prakerin akan dapat berjalan dengan lancar apabila kita mentaati peraturan yang
berlaku serta kita mampu menciptakan semua bekal dan ilmu yang di berikan Bapak
/ Ibu guru dengan benar dan baik.
a. Matahari
Departement Store sangat mementingkan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen
sebagai tombak keberhasilan pencapaian target penjualan.
b.
Selain mengutamakan
pelayanan yang baik kepada konsumen, Matahari Departement Store juga berusaha
menjadikan pembeli menjadi pelanggan.
12
3.1 SARAN SARAN
Adapun saran-saran yang dapat di kemukakan
antara lain sebagai berikut :
a.
Tetap menjaga hubungan baik antar pegawai baik secara horizontal maupun
vertical.
b.
Tingkatkan kualitas kerja baik di dalam instansi maupun diluar instansi.
c.
Selalu pelihara hubungan baik antara instansi dan masyarakat.
d.
Untuk peserta Prakerin selalu taatilah tata tertib yang berlaku dan jangan
sampai mencoreng nama baik sekolah.
Demikianlah sedikit saran yang dapat di
kemukakan dalam menyusun laporan ini. Semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi
kita semua.